Uraian utama
Pedoman caption menjelaskan fungsi gambar, sumber, dimensi, status klaim, teks alternatif, dan kesetaraan AMP tanpa menjadikan deskripsi sebagai promosi.
Caption yang baik membantu pembaca memahami mengapa sebuah gambar hadir dan apa batas informasinya. Banner perlu disertai fungsi, asal berkas, dimensi, dan status klaim, sedangkan teks alternatif menyampaikan tujuan tanpa menyalin semua ornamen. Versi biasa dan AMP harus membawa konteks yang setara walaupun komponen gambarnya berbeda secara teknis.
- Pemeriksaan Pedoman Caption Kanvas membuka gerbang melalui “Fungsi Gambar”: Dalam Pedoman Caption Kanvas, fungsi gambar menjadi indikator ke-1 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I1.
- Verifikasi Pedoman Caption Kanvas membandingkan “Asal Berkas” dengan bukti terpisah: Dalam Pedoman Caption Kanvas, asal berkas menjadi indikator ke-2 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I2.
- Ambang Pedoman Caption Kanvas menjaga “Dimensi Intrinsik” agar tidak melampaui sumber: Dalam Pedoman Caption Kanvas, dimensi intrinsik menjadi indikator ke-3 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I3.
- Penutupan Pedoman Caption Kanvas menyimpan jejak “Teks Alternatif” sebelum status berubah: Dalam Pedoman Caption Kanvas, teks alternatif menjadi indikator ke-4 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I4.
“Fungsi Gambar” membuka lintasan awal Pedoman Caption Kanvas di samping “Asal Berkas”. Dalam Pedoman Caption Kanvas, fungsi gambar menjadi indikator ke-1 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I1. Dalam Pedoman Caption Kanvas, asal berkas menjadi indikator ke-2 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I2. Keduanya dipakai untuk membaca keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim tanpa mencampur pengamatan dengan pengesahan.
“Dimensi Intrinsik” mengawali lintasan tengah Pedoman Caption Kanvas bersama “Teks Alternatif”. Dalam Pedoman Caption Kanvas, dimensi intrinsik menjadi indikator ke-3 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I3. Dalam Pedoman Caption Kanvas, teks alternatif menjadi indikator ke-4 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I4. Hubungan ini membuat keputusan pada “Pedoman Caption untuk Kanvas dan Artefak Turunan” dapat dicari kembali ketika konteks berubah.
“Status Klaim” menandai lintasan akhir Pedoman Caption Kanvas bersama “Kesetaraan AMP”. Dalam Pedoman Caption Kanvas, status klaim menjadi indikator ke-5 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I5. Dalam Pedoman Caption Kanvas, kesetaraan AMP menjadi indikator ke-6 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I6. Status halaman ke-13 hanya ditutup setelah batas keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim tetap terlihat.
- Gunakan “Fungsi Gambar” sebagai titik awal Pedoman Caption Kanvas; acuannya adalah dalam Pedoman Caption Kanvas, fungsi gambar menjadi indikator ke-1 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I1.
- Pisahkan fungsi “Asal Berkas” pada Pedoman Caption Kanvas karena dalam Pedoman Caption Kanvas, asal berkas menjadi indikator ke-2 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I2.
- Hubungkan “Dimensi Intrinsik” dengan sumber yang tepat dalam Pedoman Caption Kanvas: Dalam Pedoman Caption Kanvas, dimensi intrinsik menjadi indikator ke-3 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I3.
- Beri batas eksplisit pada “Teks Alternatif” ketika menilai Pedoman Caption Kanvas; dasarnya adalah dalam Pedoman Caption Kanvas, teks alternatif menjadi indikator ke-4 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I4.
- Ulangi pemeriksaan “Status Klaim” bila artefak Pedoman Caption Kanvas berubah; catatan awalnya menyebut dalam Pedoman Caption Kanvas, status klaim menjadi indikator ke-5 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I5.
Enam sorotan
Fungsi Gambar
Dalam Pedoman Caption Kanvas, fungsi gambar menjadi indikator ke-1 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I1.
Asal Berkas
Dalam Pedoman Caption Kanvas, asal berkas menjadi indikator ke-2 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I2.
Dimensi Intrinsik
Dalam Pedoman Caption Kanvas, dimensi intrinsik menjadi indikator ke-3 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I3.
Teks Alternatif
Dalam Pedoman Caption Kanvas, teks alternatif menjadi indikator ke-4 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I4.
Status Klaim
Dalam Pedoman Caption Kanvas, status klaim menjadi indikator ke-5 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I5.
Kesetaraan AMP
Dalam Pedoman Caption Kanvas, kesetaraan AMP menjadi indikator ke-6 bagi keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Jejak catatan itu mengikuti versi khusus berkode D13I6.
Ringkasan
Ringkasan Pedoman Caption Kanvas menempatkan “Fungsi Gambar” sebagai gerbang awal untuk menilai keterangan visual yang aksesibel, terukur, dan tidak mengesahkan klaim. Enam indikatornya terdiri atas “Fungsi Gambar”, “Asal Berkas”, “Dimensi Intrinsik”, “Teks Alternatif”, “Status Klaim”, dan “Kesetaraan AMP”. “Kesetaraan AMP” menutup keputusan Pedoman Caption Kanvas melalui D13, sedangkan perubahan artefaknya mengharuskan jejak dibuka kembali. Tinjauan “Pedoman Caption untuk Kanvas dan Artefak Turunan” dicatat pada 2026-08-29.





























